PEREMPUAN-ku

Kemarilah !
Mari duduk di samping-ku
Bertedulah dalam pelukan sebelum tiba hening

Kemarilah perempuan-ku
Mari teguk air mata musim hujan
Dari cangkir kerinduan yang panjang
Menangkan kisah- mu

Bicaralah kepada-ku
Tentang kebesaran hati- mu
Tentang ketulusan hati- mu
Yang jauh lebih besar dan tulus
Daripada unsur alam pada pandanganmu

Duduklah lebih dekat lagi
Nikmati detak jantungku
Yang semakin damai disapa grimis
Sebab gigilku hari ini adalah 
satu- satunya
Bukti bahwa aku tak ingin merindu
Pada badai- badai yang akan datang

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

CUKUP SATU SAMPAI MATI