PASKAH


 Ini bukan puisi terbaik dari seorang ahli agama. Bukan juga refleksi teologi yang berat. Ini cuman lukisan singkat tentang keajaiban Maha Dahsyat. 

Ini bukan fantasi di ambang malam. Bukan pula euforia hampa setelah derita merajam. Ini kisah tentang harapan yang bersinar pasca badai yang bikin remuk-redam.

Ini tentang Dia yang membasuh semesta dengan cinta mengenang. Kasih yang sempurna sehingga aku mati kata untuk melukiskan.

Ini tentang Dia yang dihina, di olok-lok, disiksa, dipukul, dicambuk, hingga deberi mahkota duri serta disalibkan.

Ini tentang Dia yang digantung di kaki angkasa, masuk kehariban bumi dan kembali dengan jaya.

Ini bermakna bahwa kita bukan lagi manusia yang lahir dengan tanda tanya: dari mana, mengapa disini dan akan kemana.

Lihatlah, betapa Energinya melimpah-ruah yang dengan gratis dapat ditimba. Agar kita menjadi manusia yang kuat, berkokoh dan bermartabat mulia. 

Maka paskah tak sekedar berarti bangkit. Paskah adalah rahmat untuk hidup lebih berarti. Membangun diri sejati, Citra Ilahi.

Terima kasih Yesus untuk pengorbanan-Mu bagi hidupku.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

CUKUP SATU SAMPAI MATI