MendungKu Tak Kunjung Sembuh

 


Mendungku tak kunjung sembuh

Awan masih mengelabu

Hujan tak jua turun menghapus ragu

Aku masih terpaku dengan tangan di bawah dagu

Mendungku tak kunjung sembuh

Ragu ku masih menyelimuti awan biru

Sendu ku masih samar di kalbu

Cahaya ku hilang jauh tak menentu

Mendungku tak kunjung sembuh

Tangan ku mulai lemah terpaku

Mata ku mulai redup sayu

Ragu ku tak tau kapan berlalu


Mendungku tak kunjung sembuh

Tulang-tulang ku mulai terasa ngilu

Jantungku mulai berpacu dengan waktu

Nafas ku sesak tak menentu


Mendungku tak jua kunjung sembuh

Kini aku hanya bisa menunggu

Seorang tamu yang kan mengusir raguku

Yang akan mengobati mendungku

Ku tunggu……

Kamu…

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CUKUP SATU SAMPAI MATI